Skip to main content

Pengalaman Gagal Bisnis Ternak Lele

Awal tahun baru yang lalu membuat usaha ternak lele setelah saya resign dari tempat kerja diluar kota dan kembali ke kota kelahiran saya di Kebumen. Usaha ternak lele saya saat ini sudah berumur hampir satu tahun, namun sayang hasilnya sangat mengecewakan dan jauh dari harapan.

Saya mencoba merintis ternak lele sebagai pemasukan selama saya belum bekerja. Saya mempunyai dua kolam lele dengan masing-masing kolan berisi 3000 ikan lele. Untuk anda yang ingin menjalankan bisnis ternak ikan lele sebaiknya kumpulkan dulu modal yang cukup terutama untuk perawatan dan pakan lele. Saya termasuk gagal dalam bisnis ikan lele karena masalah modal. Modal terbesar dalam bisnis ikan lele bukanlah dari bibit lele itu melainkan dari pakan lele. Saya salah perhitungan mengenai biaya pakan lele. Ikan lele sendiri adalah ikan yang rakus saat makan, oleh karena itu jika anda berbisnis ikan lele harus siap dulu pakan lele yang cukup.

Dalam menjalankan bisnis ikan lele saya mempunyai target 2 bulan harus panen. Tetapi ternyata targetnya tidak terpenuhi. Dua bulan sudah berlalu ikan lele masih belum siap konsumsi karena ukurannya masih terlalu kecil sebagai ikan konsumsi. Sebanarnya ijan lele bisa dipanen dalam jangka waktu 2 bulan, tetapi syaratnya pemeberian makan harus full dan teratur. Nah saya pemberian pakannya seadanya hehe .. maklum namanya juga belum berpengalaman.

Pengalaman Gagal Bisnis Ternak Lele

Saya sempat menjual satu kolam lele, namun setelah dihitung-hitung saya tidak untung melainkan hanya balik modal saja. Sempat kecewa akhirnya saya bertanya sana-sini kepada para pengusaha ikan lele. Menurut tetangga saya yang berbisnis ikan lele ternyata untuk panen dalam jangka waktu 2 bulan dibutuhkan 3 sak pakan ikan lele per 1000 ekor ikan lele. Kalau dihitung-hitung membutuhkan biaya pakan 1 juta per 1000 ekor ikan lele.

Sekarang ini saya hanya mempunyai 1 kolam lele. Saya tawarkan kembali kepada pembeli lele sebelumnya ternyata tidak mau membeli. Alasanya karena sudah mempunyai janji untuk membongkar kolam milik orang lain dan stok lele sedang banya. Saya tawarkan kembali kepada pembeli yang lain hasilnya sama saja. Mungkin mereka sudah kapok membeli ikan lele saya yang berukuran kecil.

Duh gara-gara modal yang kurang sekarang saya tekor. Sekarang ikan lele saya konsumsi sendiri. Lumayan lah bisa pancing ikan buat lauk makan kalau sedang tidak ada lauk. Nah, semoga anda yang ingin bisnis ternak ikan lele dapat mengambil pelajaran dari pengalaman saya. Ingat dalam bisnis ikan lele harus benar-benar mempersiapkan modal untuk biaya pakan ikan lele agar bisa panen setiap 2 bulan sekali.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar