1001 Jenis Pertanyaan Yang Sering Ditanyakan Saat Wawancara Kerja


Jenis pertanyaan yang sering ditanyakan saat wawancara kerja. Mungkin kalimat tersebut yang sedang Anda cari jawabannya untuk menghadapi tes wawancara kerja. Wajar saja, karena banyak calon karyawan baru memang sangat gugup pada saat akan menghadapi tes wawancara kerja. Mereka takut dengan pertanyaan-pertanyaan yang akan ditanyakan nantinya.

Jika Anda saat ini memang akan menghadapi tes wawancara kerja, saran saya tidak usah takut. Ketakutan Anda malah justru akan menjadi penghalang terbesar Anda untuk lolos tes wawancara kerja. Coba sekarang Anda pejamkan mata, tarik nafas dalam-dalam dari hidung, keluarkan perlahan-perlahan melalui mulut. Yakin kan pada diri Anda bahwa Anda pasti bisa menghadapi tes wawancara kerja tersebut. Cobalah beberapa kali sampai Anda merasakan ketenangan dan keyakian akan kemampuan Anda untuk menghadapi tes wawancara kerja.

1001 Jenis Pertanyaan Yang Sering Ditanyakan Saat Wawancara Kerja

Pertama-tama Saya ucapkan selamat kepada Anda yang akan menghadapi wawancara kerja. Itu artinya tinggal beberapa langkah lagi untuk mencapai tujuan Anda menjadi karyawan pada perusahaan yang Anda lamar. Namun untuk Anda yang baru akan memulai mencoba melamar pekerjaan tidak ada salahnya juga jika Anda memutuskan membaca artikel ini sampai akhir. Mudah-mudahan artikel ini nantinya dapat memberikan tambahan pengetahuan Anda terutama nanti jika Anda akan melakukan tes wawancara.

Dalam 5 menit kedepan Saya akan menjelaskan beberapa pertanyaan-pertanyaan yang sering diajukan ketika wawancara kerja. Beberapa diantaranya mungkin sudah terlalu sering Anda dengar, namun masih saja banyak yang menganggap pertanyaan tersebut sulit untuk dijawab. Tidak ada pertanyaan yang sulit jika Anda telah mempersiapkan sebelumnya. Untuk itu langsung saja simak jenis pertanyaan yang sering ditanyakan dalam wawancara berikut ini :

Pertanyaan Wawancara Kerja Yang Sering Ditanyakan


1. Ceritakan tentang diri Anda !
Biasanya pertanyaan ini adalah yang pertama ada dalam setiap tes wawancara kerja. Pertanyaan ini mungkin sangat mudah untuk Anda jawab, namun Anda juga harus tahu strategi dalam menjawabnya.  Anda dapat menjawab pertanyaan ini dengan memperkenalkan nama lengkap Anda, tempat dan tanggal lahir, pendidikan terakhir Anda, dan pengalaman kerja jika Anda miliki. Sampaikan jawaban Anda secara ringkas dan jelas. Tidak usah membicarakan hal lain, apalagi sampai curhat, karena itu sungguh terlalu ...

2. Apa kelebihan Anda?
Pertanyaan ini merupakan salah satu pertanyaan yang paling mudah. Namun masih saja beberapa orang sulit menjawab dengan lancar. Mereka masih sering kali berpikir jawaban apa yang tepat untuk pertanyaan ini. Padahal yang tahu pasti kelebihan dan kekurangan Anda adalah diri Anda sendiri.

Kuncinya adalah sebelum menghadapi wawancara kerja, Anda harus membuat tabel kelebihan dan kekurangan terlebih dahulu, lalu Anda hafal setelah itu dapat Anda sampaikan kepada pewawancara. Isi tabel kelebihan sesuai dengan kelebihan yang yang dapat mengkualifikasikan Anda dengan pekerjaan yang Anda lamar.

3. Apa kekurangan yang Anda miliki?
Mungkin Anda sudah menemukan beberapa kelebihan dari diri Anda, tapi sebagian pelamar masih kesulitan untuk menemukan kekurangan dalam diri mereka. Jika Anda ditanya tentang kekurangan dalam diri Anda maka harus Anda jawab dengan jujur namun cerdas. Anda harus bisa menentukan kekurangan mana yang perlu Anda katakan dan kekurangan mana yang tidak perlu Anda katakan pada pewawancara. Jangan sekali-kali Anda menjawab tidak mempunyai kekurangan atau kelemahan. Karena itu menandakan Anda adalah orang yang sombong. Karena sejatinya tidak ada manusia yang sempurna, kesempurnaan adalah milik Allah SWT.

Ada 3 tips yang bisa Anda gunakan untuk menjawab pertanyaan ini.

Pertama, Anda dapat menyebutkan kekurangan Anda yang tidak ada kaitannya dengan pekerjaan yang Anda lamar.

Kedua, Anda dapat mengatakan kelemahan yang Anda miliki namun telah Anda temukan bagaimana cara mengatasinya.

Ketiga, Anda dapat mengatakan sesuatu yang bersifat kekurangan atau kelemahan Anda yang bersifat negatif menjadi sesuatu yang sifatnya positif.

4. Mengapa Anda keluar dari tempat kerja Anda sebelumnya?
Pertanyaan bertujuan untuk mengetahui seberapa komitmen Anda dengan pekerjaan Anda dan tidak keluar secara tiba-tiba. Pewawancara juga akan mengetahui apa pekerjaan yang akan Anda lamar merupakan pekerjaan yang benar-benar Anda inginkan.

Ada berbagai alasan seseorang memutuskan keluar dari pekerjaan lamanya. Namun jika Anda diberikan pertanyaan seperti ini maka jawablah dengan positif. Jangan menjawab pertanyaan ini yang membuat pewawancara menilai Anda dengan negatif.

5. Situasi sulit seperti apakah yang pernah Anda alami dan bagaimana cara Anda mengatasinya?
Pertanyaan ini bertujuan untuk mengetahui perilaku Anda dalam kondisi tertentu. Jawablah  sesuai dengan pengalaman yang sudah Anda alami. Pewawancara akan mengetahui perilaku Anda di masa lalu dan memprediksi bagaimana perilaku Anda di masa depan.

6. Mengapa Anda menginginkan pekerjaan ini?
Jawablah pertanyaan ini dengan jawaban yang memberikan kesan Anda adalah seorang yang benar-benar akan berkomitmen dengan pekerjaan Anda nantinya dan bukan kerja karena alasan ingin dibayar saja.

7. Mengapa kami harus mempekerjakan Anda?
Anda bisa menjelaskan bahwa pengalaman, kemampuan, pendidikan, atau kepribadian Anda sangat cocok dengan posisi pekerjaan yang sedang Anda lamar. Buatlah pewawancara yakin untuk bisa mempekerjakan Anda.

8. Berapa gaji yang Anda inginkan?
Perlu Anda ketahui bahwa setiap jawaban untuk pertanyaan ini dapat berdampak pada keputusan perusahaan menerima Anda atau menolak Anda. Untuk Anda yang freshgraduate sebaiknya hindari menentukan nominal terntentu. Untuk Anda yang sudah berpengalaman Anda bisa menentukan nominal gaji yang Anda inginkan, tentunya dengan berbagai pertimbangan.

9. Anda ingin menjadi apa 5 tahun kedepan?
Pertanyaan ini adalah untuk mengetahui tingkat komitmen Anda terhadap pekerjaan Anda. Selain itu pertanyaan ini juga berguna untuk mengetahui apakah Anda adalah orang yang mempunyai tujuan.

10. Apakah ada pertanyaan?
Pertanyaan seperti ini biasanya akan muncul pada akhir wawancara. Jika Anda diberi kesempatan bertanya, maka bertanyalah. Jangan sampai Anda bilang bahwa Anda tidak mempunyai pertanyaan. Hal itu malah akan membuat penilaian yang buruk untuk Anda. Anda bisa bertanya seputar perusahaan atau karir yang sedang Anda lamar.

Itulah 1001 Jenis Pertanyaan Yang Sering Ditanyakan Saat Wawancara Kerja. Mudah-mudahan informasi ini bermanfaat untuk persiapan Anda menghadapi wawancara kerja. Mungkin Anda bertanya-tanya, judulnya 1001 pertanyaan kok yang ditulis cuma 10 contoh pertanyaan? Semoga Anda dapat memaklumi, Saya menulis 10 contoh pertanyaan saja sepanjang ini, apalagi kalau Saya menulis 1001. Bisa keriting jari Saya hehe ... Salam sukses


LihatTutupKomentar