Wow, Inilah Gaji Radiografer di Indonesia

Wow, Inilah Gaji Radiografer di Indonesia

Sebelum lebih jauh saya bahas tentang gaji radiografer, mungkin ada baiknya jika saya lebih dahulu memberikan penjelasan tentang radiografer. Banyak yang belum mengetahui apa itu radiografer. Tidak sedikit yang mengartikan radiografer sebagai tukang radio, tukang benerin radio dan lain-lain. Tapi tahukah anda jika radiografer adalah suatu profesi? Ya, radiografer adalah suatu profesi tenaga kesehatan yang diberikan wewenang dan tugas untuk melakukan kegitan radiografi dan imejing di Unit Pelayanan Kesehatan.

Karena radiografer merupakan tenaga kesehatan jadi ruang lingkup kerjanya di Instansi Kesehatan, Puskesmas, Klinik kesehatan, dan Rumah sakit.

Radiografer dewasa ini semakin menjadi profesi yang cukup populer. Buktinya sekarang sudah banyak sekali kampus yang membuka jurusan radiologi. Bahkan di Pulau Jawa sekarang ini sudah banyak kampus yang membuka jurusan radiologi. Padahal beberapa tahun yang lalu masih sangat jarang sekali kampus yang membuka jurusan radiologi. Saya sendiri merupakan radiografer jebolan Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang, kampus 7 Purwokerto angkatan ke 2.

Walaupun sudah banyak sekali kampus yang membuka jurusan radiologi, namun peminat nya juga makin banyak. Kenapa bisa seperti itu? Mungkin karena radiografer dianggap pekerjaan yang paling menguntungkan dari segi pendapatan.

Namun jika anda akan memilih radiografer untuk berkarir dengan harapan banyak pendapatan, alasan tersebut tidak terlalu benar karena sampai sekarang pun masih ada radiografer yang belum menerima upah UMR.
Gaji Radiografer Indonesia
Ya, masalah gaji radiografer semuanya kembali ke UMR kota tempat radiografer bekerja dan kemampuan rumah sakit untuk membayar gaji radiografer. Namun semuanya bisa anda nego saat anda melamar radiografer di rumah sakit. Gaji radiografer itu relatif, dirumah sakit A mungkin bisa memberikan gaji di atas UMR dan insentif yang tinggi namun di rumah sakit B hanya bisa memberikan gaji di bawah UMR.

Jika saya menyebutkan angka gaji radiografer antara 1 juta hingga 3 juta per bulan. Itu hanyalah gambaran kasarnya saja.

Namun radiografer masih bisa mendapatkan gaji lebih besar lagi jika diberi tanggung jawab menjadi Petugas Proteksi Radiasi. Pengalaman saya menjadi Petugas Proteksi Radiasi bisa dibayar 3 juta per tahun, bahkan jika pintar melakukan negosiasi dengan owner gaji seorang Petugas Proteksi Radiasi bisa 1 juta per bulan.

Untuk menjadi seorang Petugas Proteksi Radiasi, seorang radiografer harus melalui pelatihan selama 7 hari. Instansi yang berwenang mengadakan Pelatihan Proteksi Radiasi adalah BAPETEN.

Untuk menambah pendapatan, Radiografer juga bisa membuka usaha dibidangnya. Seperti yang saya lakukan sekarang ini, selain menjadi Radiografer dirumah sakit swasta, saya juga menjadi supplier film rontgen dan perlengkapan radiologi. Saya jual film rontgen khususnya merk Agfa. Dengan begitu saya pun mendapatkan tambahan penghasilan dari usaha saya tersebut.

Advertisement

Baca juga:

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar

Terima kasih sudah membaca tulisan saya,

Silahkan berikan komentar dan tanggapan Anda tentang tulisan Saya diatas. Komentar Anda akan memberikan energi positif untuk Saya tetap semangat menulis kembali.

- Berkomentar lah dengan baik dan sopan
- Tidak perlu meninggalkan link aktif, karena Saya pasti akan mengunjungi kembali blog Anda.
- Subcribe jika tulisan Saya bermanfaat untuk Anda