Cara Membuat Surat Keterangan Sehat Dari Dokter

Hai Sobat blogger, kali ini Saya akan menceritakan pengalaman pribadi Saya membuat surat keterangan sehat dari dokter. Saya saat ini adalah seorang pengacara, pengangguran banyak acara atau bahasa kerennya adalah Job Seeker hehe. Cerita tentang Saya sebagai seorang Job Seeker telah Saya tulis sebelumnya di artikel pengalaman cara membuat SKCK yang kadaluarsa.

Memang sob saat ini Saya sedang dalam proses melengkapi berkas lamaran saya. Nah, pada hari dimana artikel ini di tulis saya baru saja membuat surat keterangan sehat dari dokter. Surat keterangan sehat dari dokter memang tidak harus dilampirkan dalam berkas lamaran, hanya saja di tempat saya ingin melamar kerja diharuskan melampirkan surat keterangan sehat dari dokter.
 
Saya ingin berbagi pengalaman kapada sobat sekalian. Barangkali sobat blogger ada yang belum mengetahu cara membuat surat keterangan sehat dari dokter.

Cara Membuat Surat Keterangan Sehat 

surat keterangan sehat dari dokter

Caranya cukup mudah kok sob. Biasanya instansi meminta surat keterangan sehat dari dokter negeri atau yang berstatus PNS. Nah, sobat tinggal datang saja ke Puskesmas terdekat atau Rumah Sakit negeri untuk membuat surat keterangan sehat.

Kebetulan kali ini saya datang ke Puskesmas di dekat tempat tinggal saya. Karena untuk ke Rumah Sakit perjalanan dari rumah Saya cukup jauh. Belum lagi kalau di Rumah Sakit antriannya panjang banget dan Saya malas untuk menunggu. Lebih baik membuat di Puskemas antriannya tidak begitu panjang dan biayanya cukup murah. Toh hasil surat keterangan sehat yang di dapat sama saja. Sama-sama dari instansi negeri.

Pertama-tama sobat mendaftar dulu ya di bagian pendaftaran di puskesmas. Disini sobat akan di tanya mengenai nama lengkap, umur, alamat, nama orang tua, dan keperluan membuat surat keterangan sehat. Kemudian sobat diminta untuk membayar biaya administrasi untuk pendaftaran sebesar Rp. 3.000,- saja. 

Setelah itu sobat disuruh menunggu antrian. Kemudian dokter akan memanggil kita ke ruang pemerikasaan. Biasanya dokter akan bertanya keperluan membuat surat keterangan sehat itu untuk apa. Sobat jawab saja sejujurnya. 

Dokter akan mencocokan data identitas yang tadi sudah di isis di pendaftaran. Setelah itu dokter akan memeriksa tekanan darah, tinggi badan, dan berat badan.

Sampai disini data yang diperlukan untuk membuat surat keterangan sehat dari dokter sudah lengkap. Jika sudah lengkap kita akan diberikan form yang berisi data-data tadi yang telah di isis oleh dokter. Sampaikan kepada petugas pendaftaran untuk di data kembali.

Sesudah surat keterangan sehat itu jadi nanti kita akan di panggil oleh petugas pendaftaran. Biaya administrasi untuk membuat surat keterangan sehat sebesar Rp. 5000,-. Murah sekali bukan?

Nah, itu lah pengalaman Saya membuat surat keterangan sehat dari dokter. Semoga bisa membantu sobat yang sedang bingung untuk buat surat keterangan sehat. Share jika bermanfaat ya.

Postingan terkait:

20 Tanggapan untuk "Cara Membuat Surat Keterangan Sehat Dari Dokter"

  1. Kalau saya sih tidak di kenakan biaya sepeser pun mas karena saya mempunyai Kartu Indonesia Sehat :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. memang kartu indonesia sehat bisa buat bikin surat keterangan sehat ya mas? Saya gak tau juga sih hehe

      Hapus
    2. Cara mengaplikasikan KIS itu bagaimana bang ? kebetulan mau buat SKBD niih,kebetulan juga pemegang KIS

      NB : Balesa yaa!

      Hapus
    3. Mohon maaf baru balas komentarnya ..

      Karena keterbatasan kemampuan saya tidak begitu paham apa itu SKBD. Namun apabila anda sebagai pemegang KIS, anda juga bisa membuat surat keterangan sehat secara gratis.

      Tinggal bilang saja sama petugasnya, dan serahkan kartu KIS nya.

      Semoga membantu

      Hapus
  2. Selamat siang, mbak mau tanya saat pengecekan kesehatan apa juga di tes buta warna ? Karena saya memiliki gangguan buta warna dan saat ini saya butuh surat keterangan sehat utk melamar pekerjaan juga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Biasanya untuk membuat surat keterangan sehat dilakukan pengecekan tinggi badan, berat badan, tekanan darah.

      Cek buta warna biasanya merupakan pengecekan tambahan. Dilakukan pengecekan buta warna jika ada permintaan dari pasien.

      Jadi semua tergantung perusahaan yang akan anda lamar, apakah ada syarat cek buta warna atau tidak. Jika tidak ada berarti cukup melakukan cek kesehatan biasa.

      Semoga membantu.

      Hapus
  3. hooo, begitu ya kang, cara membuat surat keterangan sehat. bisa dibikin di puskesmas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa mas, di puskesmas harga lebih terjangkau

      Hapus
  4. Bro kalo ktp kampung bikin surat dokter di bekasi bisa gk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa bro ,.. asal masih di NKRI mau bikin surat keterangan sehat di puskesmas dan rumah sakit dimana aja bisa kok.

      Hapus
  5. murah ya aq hbis 30 ribu di poliklinik. tmnku hbis 150 ribu.di rumah sakit

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, soalnya dirumah sakit biasanya pemeriksaan cek kesehatan lebih komplit daripada di puskesmas

      Hapus
  6. semisal ingin buat surat keterangan sehat untuk melamar jadi Pgw. Negeri, boleh di dokter klinik gk? bukan di puskesmas atau instasi negeri

    BalasHapus
    Balasan
    1. biasanya surat keterangan sehat untuk keperluan melamar PNS harus ditanda tangani oleh dokter dengan status negeri. Jadi kalau tidak di puskesmas ya di rumah sakit negeri

      Hapus
  7. Alhmdulillah kalo bisa bikin surat keterangan dokter dimana aja, sy jadi pede hehe rencana besok mau ke puskesmas

    BalasHapus
    Balasan
    1. pede aja mas, gampang dan murah kok

      Hapus
  8. kalo mau bikin surat keterangan sehat ke puskesmas, bawa apa aja? cuma bawa uang buat administrasi atau masih pake berkas lain ?

    BalasHapus
  9. Sip membantu,, niku puskesmas klirong kebumen toh kang

    BalasHapus
    Balasan
    1. nggih mas, puskesman kecamatan klirong, kebumen. panjenengan klirong nopo?

      Hapus

Terima kasih sudah membaca tulisan saya,

Silahkan berikan komentar dan tanggapan Anda tentang tulisan Saya diatas. Komentar Anda akan memberikan energi positif untuk Saya tetap semangat menulis kembali.

- Berkomentar lah dengan baik dan sopan
- Tidak perlu meninggalkan link aktif, karena Saya pasti akan mengunjungi kembali blog Anda.
- Subcribe jika tulisan Saya bermanfaat untuk Anda